Assalammualaikum wr.wb
Cheeersss..
pasti teman – teman pernah sekali merasakan, alangkah senangnya saat
kita berkunjung ke suatu tempat, ke mall, tempat wisata, warnet,
lapangan futsal, dan tempat – tempat lainnya, dan kita disambut oleh
senyuman dan keramah tamahan dari si tukang jaga tempat – tempat
tersebut. Dengan senyum itulah kita sebagai pengunjung kita merasa
dihormati dan dihargai atas kehadiran kita, benar kan? walaupun si
tukang jaga itu adalah orang tua yang telah renta sekalipun.

Berbeda
saat kita berkunjung ke suatu tempat, ke warnet misalnya, penjaganya
sama sekali jutek, mahal senyum, dan wajahnya tidak terlihat ceria.
Pastilah kita akan berfikir dua kali untuk kembali ke warnet tersebut,
ya kan?
Tersenyum merupakan sebuah ibadah yang ringan, namun nilainya sangat besar di mata Allah SWT.
Nabi
Muhammad SAW pernah bersabda “sesungguhnya senyum mu dihadapan
saudaramu sesama muslim adalah sebuah amalan yang bernilai sedekah.”
Ya,
apakah gigi kita ini termasuk aurat yang harus dijaga? Tidak kan? Maka
dari itu mari orang – orang muslim tersenyumlah kepada muslimah, yang
muslimah tersenyumlah kepada orang – orang muslim, karena senyum itu
dapat menimbulkan kebahagiaan bagi kita, dan bila kita membuat orang
tersenyum kepada diri kita, itu lebih baik lagi maknanya. Tapi jangan
asal tersenyum dimana – mana, nanti malah di cap orang kurang waras
lagi, hehe. Senyumlah dengan nilai yang dalam dan bermanfaat.
Jika kita tidak mampu bersedekah dengan harta, maka kita dapat bersedekah dengan senyum.
Nabi
Muhammad SAW pernah bersabda “janganlah engkau meremehkan amal
kebajikan meskipun nampaknya remeh dan sedikit meskipun hanya sekedar
engkau berwajah ceria dan tersenyum dengan sesame muslim’”
So, tersenyumlah :)
Wassalammualaikum wr.wb.
Tulisan ini terinspirasi dari Ustadz Munandar
Categories: kebiasaan baik






0 comments:
Post a Comment