Monday, 1 April 2013

Cara Menghadapi Ujian ala Islam

Posted by Syahri Ramadan On 19:56

Assalammualaikum wr.wb

Ujian, yah mau tidak mau dalam hidup ini kita selalu mendapatkan apa yang namanya ujian, Ujian Tengah Semester, Ujian Akhir Semester, Ujian Nasional, Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri, ujian mendapatkan SIM, dan lain sebagainya. Lantas, apa sih manfaat dari ujian tersebut? tentu salah satunya untuk mendapatkan sesuatu yang kita inginkan dan impikan bukan? Ujian SIM misalnya kita mengikuti ujian SIM untuk mendapatkan SIM? Kita menempuh ujian nasional untuk mendapatkan ijazah yang nantinya kita gunakan untuk masuk perguruan tinggi yang kita idam - idamkan, dan lain sebagainya.


Ya, pada hakikatnya, ujian ialah sesuatu yang menjadikan drajat kita lebih tinggi dari pada orang lain.

Allah berfirman, “wahai manusia jangan engkau kira dirimu dikatakan beriman, sebelum engkau diuji.”
Bukan hak dari diknas, perguruan tinggi, ataupun lembaga – lembaga pemerintahan saja yang dapat memberikan ujian – ujian tersebut, Allah pun berhak memberikan ujian hidup kepada umatnya. Tujuan dari ujian – ujian yang berat yang ditimpakan kepada manusia oleh Allah ialah semata – mata agar kita menjadi seekor kupu – kupu yang indah yang memiliki tubuh yang kuat, yang mampu untuk terbang tinggi setelah bersusah payah keluar dari kepompong (ujian hidup) yang mengikat tubuh kita.


Namun banyak sebagian manusia tidak menyadari bahwa ketika ujian itu datang, membuat manusia itu tertekan, merasa dirinya malang, merasa dirinya diperlakukan tidak adil oleh Tuhan-nya, akan tetapi sesungguhnya dibalik ujian itu, Allah SWT ingin mengangkat drajat yang kita miliki.

Nabi Muhammad SAW bersabda dalam haditsnya :
“Ujian adalah tarbiyah (pelajaran) dari Allah untuk meningkatkan drajat hambaNya. Sebagai wujud kasih sayangNya. Seorang hamba memiliki suatu drajat di surga. Ketika dia tidak dapat mencapainya dengan amal – amal kebaikannya, maka Allah menguji dan mencobanya agar dia mencapai drajat itu.”

Jadi, apabila kita berfikiran positif terhadap ujian tersebut, maka kita dapat memanfaatkan ujian tersebut untuk menempa diri kita menjadi pribadi yang lebih tegar dan kuat, akan tetapi apabila kita melihat ujian tersebut adalah suatu tekanan yang membuat penderitaan kepada kita, maka kita akan mengalami kerugian yang luar biasa.

Perlu kita ketahui, orang – orang yang berhasil, orang – orang yang sukses, orang – orang yang kuat hatinya, adalah orang – orang yang pernah mengalami ujian. Berapa kali kah pemilik restaurant cepat saji KFC gagal dalam mengembangkan resep ayam gorengnya? Berapa kali kah kegagalan Thomas Alva Edison dalam menempukan bolam lampu? Berapa kali kah Saptuari Sugiharto gagal dalam mengembangkan bisnisnya? Berapa kali kah Firmansyah Budi Prasetyo gagal dalam mengembangkan Tela Cakenya? Berkacalah dari orang sukses, karena mereka telah menjadi berlian di kehidupan dunia ini mereka tidak berputus asa begitu saja untuk mendapatkan impian mereka. Mereka telah ditimpa kegagalan demi kegagalan, ujian demi ujian, yang tidak lain dan tidak bukan ialah untuk menempa hati dan keimanan mereka sehingga Allah SWT yakin untuk meninggikan drajat mereka.

So, welcome ujian, saya akan menyelesaikanmu dengan penuh kesabaran dan senyuman, karena saya yakin saya lebih besar daripada ujian itu.

Sabar dan Ikhlas, itulah Islam.

Wassalammualaikum wr.wb.
Tulisan ini terinspirasi dari Dr. H.C. Ary Ginanjar

Categories:

1 comment: